Pages

  • Beranda

Link GUNADARMA













Free Clock

UNIVERSITAS GUNADARMA

UNIVERSITAS GUNADARMA

About Me

Unknown
Lihat profil lengkapku

Followers


smadav antivirus indonesia

Label

  • Tips (1)

Blog Archive

  • ►  2017 (3)
    • ►  Mei (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Maret (1)
  • ►  2016 (4)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juni (1)
  • ▼  2015 (3)
    • ►  Mei (1)
    • ▼  April (2)
      • Pendidikan Kewarganegaraan (Softskill)
      • Cerpen
  • ►  2014 (10)
    • ►  Desember (1)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Mei (1)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Januari (3)
  • ►  2013 (25)
    • ►  November (4)
    • ►  Oktober (7)
    • ►  September (1)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Mei (7)
    • ►  Januari (5)
Senin, 27 April 2015

Pendidikan Kewarganegaraan (Softskill)




ZAINURUL HARTIKA
19213655
2EA25

FILSAFAT PANCASILA

A.  Pengertian Filsafat Pancasila

-       Berfilsafat artinya, mencari kebenaran atau mencari kebijaksanaan dan berfikir secara radikal, diambil dari kata radic yaitu sampai ke akar.
-          Filsafat adalah induk dari semua ilmu pengetahuan.
-          Orang yang filsafat disebut FILSUF

B.  Cabang-Cabang Filsafat

1.    Epistemologi (Filsafat Pengetahuan)
2.   Etika (Filsafat Moral)
3.   Estetikaf Filsafat Seni)
4.   Metafisika (membicarakan tentang segala sesuatu di balik yang ada)
5.   Politik (Filsafat Pemerintahan)
6.   Filsafat Agama
7.   Filsafat Ilmu
8.   Filsafat Pendidikan
9.   Filsafat hukum
10.        Filsafat Sejarah
11. Filsafat Matematika
12.        Kosmologi (membicarakan tentang segala sesuatu yang ada yang teratur).

C.  Karakteristik Berfikir Filsafat

1)   Sistematis
2)  mendalam
3)  mendasar
4)  analitis
5)  komprehensif
6) Spekulasi
7) Representatif
8) Evaluatif

D.  Aliran Pemikiran Filsafat

a.   Rasionalisme 
b.   dealisme               
c.   Positivisme   
d.   Eksistensialisme   
e.   Hedonisme   
f.   Stoisme               
g.   Marxisme
h.   Realisme
i.     Materialisme
j.    Utilitarianisme
k.   Spritualisme
l.     Liberalism

E.  Prinsip-Prinsip Pancasila

1.    Causa Materialis
Pancasila digali dari culture (budaya), adat istiadat, watak, kebiasaan. Maksudnya orang Indonesia merupakan religious (agama) yang mengatur tata negara, gotong royong dan kesatuan.
2.   Causa Formalis
Pancasila ada didalam pembukaan UU,state fundamental nor, artinya pancasila tidak boleh di otak-atik, diubah, mengademenkan UUD itu berarti membubarkan Negara
3.   Causa Efesiensi
Kegiatan PPKI menjadi BPUPKI dalam merumuskan pancasila
4.   Causa Finalis
Dijadikan pancasila sebagai dasar Negara RI.

F.  Kajian Filsafat Pancasila

1)   Kajian Ontologi
secara ontologis hakikat dasar keberadaan dari sila-sila Pancasila adalah manusia. Untuk hal ini. Notonagoro lebih lanjut mcngemukakan bahwa manusia sebagai pendukung pokok sila-sila Pancasila secara ontologis memiliki hal-hal yang mutlak, yaitu terdiri atas susunan kodrat, raga dan jiwa, serta jasmani dan rohani. Selain itu, sebagai makhluk individu dan sosial, serta kedudukan kodrat manusia sebagai makhluk pribadi dan sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa. Oleh karena itu, secara hierarkis sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa mendasari dan menjiwai keempat sila-sila Pancasila.
2)  Kajian Epistimologis
Kajian epistemologi filsafat Pancasila dimaksudkan sebagai upaya untuk mencari hakikat Pancasila sebagai suatu sistem pengetahuan. Hal ini dimungkinkan karena epistemologi merupakan bidang filsafat yang membahas hakikat ilmu pengetahuan (ilmu tentang ilmu). Kajian epistemologi Pancasila tidak dapat dipisahkan dengan dasar ontologisnya. Oleh karena itu, dasar epistemologis Pancasila sangat berkaitan erat dengan konsep dasarnya tentang hakikat manusia.
Epistemologi Pancasila sebagai suatu objek kajian pengetahuan pada hakikatnya meliputi masalah sumber pengetahuan Pancasila dan susunan pengetahuan Pancasila. Adapun tentang sumber pengetahuan Pancasila. sebagaimana telah dipahami bersama, adalah nilai-nilai yang ada pada bangsa Indonesia itu sendiri. Merujuk pada pemikiran filsafat Aristoteles, bahwa nilai-nilai tersebut sebagai kausa materialis Pancasila
3)  Kajian Aksiologis
Kajian aksiologi filsafat Pancasila pada ivakikatnya membahas tentang nilai praksis atau manfaat suatu pengetahuan tentang Pancasila. Karena sila-sila Pancasila sebagai suatu sistem filsafat memiliki satu kesatuan dasar aksiologis, maka nilai-nilai yang terkandung dalamnya pada hakikatnya juga merupakan suatu kesatuan. Selanjutnya, aksiologi Pancasila mengandung arti bahwa kita membahas tentang filsafat nilai Pancasila.

G.  Pancasila Sebagai Sistem Filsafat

-       Pancasila dikatakan sebagai suatu sistem bersifat hirarki, bersifat majemuktunggal dan saling mengkualifikasi.
 
1.    Tuhan sebagai Causa Prima, yakni sebab dan musabab alam semesta dan segala isinya. Firman tuhan “dialah yang menciptakan langit dan bumi segala isinya”
2.   Manusia sebagai wakil tuhan (khalifah) sebagai pemakmur pelestari penjaga bumi sebab terjadinya kerusakan dibumi disebabkan oleh tangan-tangan manusia. Manusia juga disebut monodualis, sebagai makhluk pribadi juga makhluk social (tidak bisa hidup sendiri)
3.   Satu, sumber kekuatan puncak dari tujuan perjuangan bangsa Indonesia tercemin dalam sumpah pemuda 28 oktober 1928.
4.   Rakyat, unsur terbentuknya Negara demokrasi Indonesia adalah demokrasi pancasila, demokrasi yang dijiwai oleh nilai-nilai pancasila
5.   Adil untuk diri sendiri, keluarga dan orang lain. Keadilan adalah jawaban dari perasaan.


-       Majemuk tunggal adalah sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan 1,2,3,4 dan 5
-       Saling mengkualifikasi  yakni,
1.    Sila pertama Pancasila mendasari dan menjiwai keempat sila lainnya
2.   Sila kedua didasari sila pertama serta mendasari dan menjiwai sila ketiga, keempat. dan kelima
3.   Sila ketiga didasari dan dijiwai sila pertama dan kedua, serta mendasari dan menjiwai sila keempat dan kelima
4.   Sila keempat didasari dan dijiwai sila pertama,  kedua,  dan ketiga,  serta mendasari dan menjiwai sila kelima
5.   Sila kelima didasari dan dijiwai sila pertama, kedua, ketiga, dan keempat.

H. Filsafat Pancasila Bagi Bangsa Indonesia

Filsafat Pancasila sebagai dasar falsafah negara Indonesia, dapat kita temukan dalam beberapa dokumen historis dan di dalam perundang-undangan negara Indonesia diantaranya yaitu: Dalam Pidato Ir. Soekarno tanggal 1 Juni 1945. Dalam Naskah Politik yang bersejarah, tanggal 22 Juni 1945 alinea IV yang kemudian dijadikan naskah rancangan Pembukaan UUD 1945 (terkenal dengan sebutan Piagam Jakarta). Dalam naskah Pembukaan UUD Proklamasi 1945, alinea IV. Dalam Mukadimah Konstitusi Republik Indonesia Serikat (RIS) tanggal 27 Desember 1945, alinea IV. Dalam Mukadimah UUD Sementara Republik Indonesia (UUDS RI) tanggal 17 Agustus 1950. Dalam Pembukaan UUD 1945, alinea IV setelah Dekrit Presiden RI tanggal  5 Juli 1959.















REFERENSI

http://nurulseuno.blogspot.com/2011/12/filsafat-pancasila.html
http://hardika.blog.fisip.uns.ac.id/2012/03/13/makalah-filsafat-pancasila/
http://thesourthborneo22.blogspot.com/2013/01/filsafat-pancasila.html
Diposting oleh Unknown di 03.09
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

1 komentar:

Unknown mengatakan...

Swiming is the best exercise in summer and running in winter
QU-IT & QU

28 September 2016 pukul 10.21

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama
Langganan: Posting Komentar (Atom)
Copyright © 2012 Zainurul Hartika |